Jalan mana harus dipilih????

wrong way

Bukankah di depan selalu ada jalan? Ke kiri, ke kanan atau ke depan…

Kenapa selalu saja kiri menjadi pilihan? Padahal kiri adalah jalan syaitan…

Bukankah selain iblis dan syaitan, ada Malaikat dan Adam?

Kenapa aku selalu memilih untuk berkawan dengan iblis dan syaitan????

Sumber: Ketika Cinta Bertasbih (episod 2). Karya Habiburrahman El Shirazy. Page 484

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: